Feeds:
Posts
Comments
PENYEBAB kematian Jett Travolta, anak aktor John Travolta, masih menyimpan tanda tanya besar. Namun, kejadian ini melambungkan nama penyakit misterius yang disebut Kawasaki.

Berakit ke hulu
Berenang ke tepian
Kawasaki dulu
Jantung kemudian

Pantun adaptasi di atas tak bermaksud menakuti, tapi demikianlah gambaran “kekhasan” dari penyakit Kawasaki (PK). Selama sepekan terakhir, media massa di seluruh dunia gencar memperbincangkan PK terkait kematian mendadak putra aktor John Travolta, Jett Travolta, sehari setelah merayakan tahun baru di Bahama, Amerika.

Hingga hasil akhir autopsi, tim medis hanya menyiratkan kematian putra sulung pasangan Travolta dan Kelly Preston itu disebabkan “serangan misterius”. Beragam spekulasi pun muncul, tapi kuat dugaan kematian remaja berusia 16 tahun itu terkait PK yang pernah diidapnya saat usia 2 tahun.

Penyakit Kawasaki umumnya memang menyerang anak-anak usia kurang dari 5 tahun, dan paling sering pada anak umur 1-2 tahun. Gejala klasiknya adalah demam tinggi hingga mencapai 41 derajat Celsius dan berlangsung lebih dari lima hari.
Kendati serangan PK terjadi saat balita, dampaknya bisa terus berlanjut seumur hidup, terutama bila sudah telanjur terjadi kerusakan pada pembuluh koroner jantung. Dengan kata lain, PK merupakan salah satu kondisi yang memungkinkan seseorang mengalami serangan jantung pada usia remaja.

Ahli jantung anak Dr Najib Advani SpA (K) MMed (Paed) mengungkapkan, sekitar 60 persen-80 persen kejadian PK bersifat ringan dan tidak sampai mengenai jantung.

Dengan pengobatan tepat dan tidak terlambat, pasien mungkin masih bisa sembuh. Akan tetapi, sekitar 20 persen-40 persen kasus telah terjadi kerusakan pada pembuluh koroner jantung. Sebagian akan sembuh, tapi sebagian lain terpaksa menjalani hidup dengan jantung yang cacat akibat aliran darah koroner yang terganggu.

“PK juga dapat merusak katup jantung yang dapat menimbulkan kematian mendadak beberapa tahun kemudian. Kemungkinan kambuhnya penyakit ini sekitar 3 persen,” ujar dokter yang menjabat Ketua Kawasaki Center yang berbasis di RS Omni International Hospital Alam Sutera, Tangerang.

Penulis buku Mengenal Penyakit Kawasaki itu mengungkapkan, di Indonesia diperkirakan terdapat 5.000 kasus PK baru setiap tahun. Dari prakiraan tersebut, hanya sekitar 100-200 kasus yang diketahui. Selain itu, masih kurangnya pengetahuan masyarakat akan penyakit yang tidak menular tersebut menyebabkan diagnosis acap kali terlambat. Bahkan, kalangan medis pun masih ada yang belum paham. Untuk itu, orangtua hendaknya waspada jika buah hatinya mengalami demam tinggi dan dalam 2-3 hari tidak menunjukkan perbaikan.

“Segera periksakan ke dokter, jangan sampai terlambat! Paling tidak dalam 5-7 hari anak telah mendapatkan pengobatan dari dokter. Jika demam sudah berlangsung lebih dari 10 hari tanpa pengobatan, dikhawatirkan sudah terjadi kerusakan terhadap organ lain. Paling berbahaya kalau sudah kena ke jantung,” sebutnya.

Hal lain yang menyulitkan diagnosis PK adalah karena penampakan penyakit ini yang dapat mengelabui mata. Misalnya, setelah 2-3 hari demam biasanya akan muncul bintik merah di kulit sehingga dikira penyakit campak. Pembengkakan di salah satu sisi leher juga terkadang membuat dokter terlalu dini menyimpulkannya sebagai penyakit gondong. Untuk itu, Najib sangat menekankan perlunya edukasi lebih dalam bagi dokter dan masyarakat.

Hingga kini, penyebab PK masih belum diketahui secara pasti sehingga cara pencegahannya pun belum ada. Meski diduga kuat akibat suatu infeksi, belum ada bukti yang meyakinkan. Terbukti, pasien PK tidak menunjukkan perbaikan setelah diberi obat-obatan antibiotik, bahkan dalam dosis tinggi sekalipun.

Lebih lanjut Najib memaparkan, pasien yang telah terdiagnosis PK mutlak harus diberikan imunoglobulin selama 10-12 jam. Sayangnya, harga obat ini cukup mahal, berkisar Rp1 juta per gram. Padahal, pasien PK membutuhkan imunoglobulin dua gram per kg berat badan. Misalnya, anak dengan bobot badan 15 kg membutuhkan 30 gram atau seharga Rp30 juta!

ika biasanya nasi ditanak atau dikukus, nah di Kota Sidoarjo ada nasi yang dibakar. Nasi bakar satu ini dibakar, dipatik dengan api dari gas elpiji yang ditekan dengan oksigen (O2).

Nasi bakar Mr Puencheng ini sengaja hadir di Kota Sidoarjo untuk memberi warna dan pilihan lidah masyarakat. Dengan beras pilihan agar menjadikan nasi yang terasa istimewa di lidah, makanan rakyat ini dijamin memiliki rasa lezat dan mantab berbeda dibanding dengan nasi goreng lainnya.

Apalagi saat pembakaran, dijamin api yang membakar nasi tetap bersih tanpa toksin. “Di Jatim kita sudah membuka cabang yang ke-4 yakni, Jalan Ngagel, Jalan Menganti, Jalan Dungus dan Jalan Bebekan. Untuk tahun depan kita akan membuka di luar Jawa. Seperti Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera,” ujar Promo dan Market Mr Puencheng, Hendri El Rasyid kepada wartawan di sela-sela membuka cabang Nasi Goreng Mr Puencheng, di Jalan Bebekan No 10, Sidoarjo.

Hendri menjelaskan, untuk membuat nasi goreng bakar beberapa bahan yang dipersiapkan diantaranya, 1 siung bawang putih dikeprek, 1 piring nasi putih, kecap manis, kecap asin, penyedap secukupnya. Semua bahan dimasukkan dengan bumbu dasar dan digoreng. Dia menyarabkan saat membuat nasi goreng bakar sebaiknya tidak memberi minyak berlebihan atau nasi dalam keadaan lembek.

“Saat nasi selesai digoreng, barulah diproses pembakaran. Biasanya untuk 1 porsi membutuhkan waktu 10 hingga 15 detik untuk membakar nasi goreng,” tambahnya.

Nasi goreng bakar pun, kata dia, disiapkan di atas wadah yang dilapisi dengan daun pisang. Dengan daun pisang, dicampur acar dan cabe rawit yang dipotong kecil-kecil, rasanya lebih nendang. “Rasa nasi goreng bakar ini khas, ada rasa sangit tapi nikmat dan enak. Pokoknya beda dengan nasi goreng lainnya,” tambahnya.

Selain nasi goreng bakar, Hendri juga menyediakan menu minuman yang pas sebagai pendamping. Minuman spesial itu diberi nama Jus Poligami. Diberi nama jus poligami lantaran terbuat dari lebih 1 buah.

Jus poligami ini terbuat dari 1 gram sirsat, 1 gram alpukat, 1 gram jambu biji merah dan es batu. Semua bahan itu disatukan dan diblender. Bila ingin menambah rasa manis dan gurih, bisa ditambah gula dan susu.

Untuk harga, baik nasi goreng bakar dan jus poligami sangat ringan di kantong. Bila ingin nasi goreng bakar raya ayam dipatok harga Rp 6 ribu, nasi goreng bakar spesial Rp 8 ribu, nasi goreng bakar seafood, Rp 7 ribu, nasi goreng bakar sapi Rp 7 ribu dan nasi goreng bakar kambing Rp 7 ribu. Sementara untuk jus poligami dipatok hanya dengan harga Rp 4 ribu.

Pas di kantong kan?:-)

AIR memang sumber kehidupan yang kaya manfaat. Namun, melalui air pula penularan berbagai penyakit dapat terjadi dan fatalnya bisa mengambil kehidupan manusia.

Penyakit yang berkaitan dengan ketersediaan air, telah membunuh lebih dari 5 juta orang per tahun. Bayangkan, jumlah ini besarnya 10 kali lipat dari jumlah orang yang meninggal karena perang. Kenyataan ini makin terlihat pada saat banjir. Tidak heran, dengan kondisi sanitasi yang buruk, otomatis penyakit pun gampang menyerang. “Banjir menyebabkan air kotor merebak ke mana-mana. Kotoran yang terdiri atas bakteri dan kuman ini akan menghinggapi manusia dan menyebabkan berbagai jenis penyakit,” kata dr Merrdias Almatsier, mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Beberapa penyakit yang siap mengancam korban banjir adalah diare, tifus, infeksi saluran pernapasan, berbagai penyakit kulit, serta demam. Lihat fakta yang berkaitan dengan diare. Setiap hari, penyakit ini menyebabkan 6.000 kematian.  Sebagian besar korbannya adalah anak-anak di bawah lima tahun.

Jumlah ini mencapai puncaknya pada 2001 silam. Sebanyak 1,96 juta orang meninggal karena diare serta 1,3 juta di antaranya merupakan anak berusia lima tahun. Selain diare, penyakit yang juga perlu diwaspadai pada saat banjir adalah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. Seperti diketahui, nyamuk ini sangat suka berkembang biak di air yang menggenang.

Air banjir merupakan sarana yang paling mudah untuk penularan berbagai penyakit. Sebut saja infeksi saluran cerna, infeksi mata, pernapasan, kulit, bahkan infeksi otak dapat ditularkan lewat air. Gejala yang terjadi pada penderita infeksi saluran cerna yakni demam, diare, dan muntah. Penyakit ini terjadi akibat mengonsumsi air yang tidak sehat. Maklum, kondisi sanitasi air pada saat banjir, jauh dari higienitas. Sedikitnya sekitar 2,3 miliar orang menderita penyakit terkait dengan konsumsi air yang tidak sehat.

Dalam hal ini anak-anaklah yang paling banyak menanggung risiko karena daya tahan tubuh mereka masih amat lemah. Sekitar 60 persen kematian bayi di seluruh dunia dipicu penyakit infeksi dan parasit yang terjadi akibat mengonsumsi air yang tidak sehat. Untuk mengantisipasi berbagai penyakit di atas, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Seperti mengonsumsi air minum dalam kemasan di kala banjir melanda. Cuci tangan ketika hendak makan, gunakan air matang untuk menyiram tangan, dan mengenakan alas kaki ketika berjalan di banjir.

SAKIT LEMAH JANTUNG

Lemah jantung adalah keadaan bila jantung tidak dapt mengepam jumlah darah yang cukup ke anggota badan.

Apakah penyebab terjadi lemah jantung ?

Lemah jantung boleh terjadi akibat :

Fungsi jantung rosak  spt serangan jantung, darah tinggi.

Lebih tekanan pada jantung spt valvular regurgitation

Sekatan aliran darah dari jantung spt aortic stenosis

Penyakit yang mengakibatkan pertambahan aliran darah  spt anaemia

Kelemahan pengisian jantung spt pericarditis

Gangguan degupan jantung spt arrythmias.

Apakah tanda-tanda lemah jantung ? Keletihan , mengah , pembesaran hati dan jantung , sembab , perut membesar , dan tidak boleh tidur menelentang.

Dokter kemudian akan memeriksa dengan melakukan ECG ECHO CXR,

Ujian fungsi hati (LFT) Urea dan elektrolits dan beberapa ujian lain.

Apakah rawatan untuk lemah jantung?

Rawatan umum

Mengurangkan aktiviti fizikal.

Amalan pemakanan baik spt kurang makan, kurang garam

Rawatan ubatan

Diuretics – Untuk keluarkan lebihan air badan

Vasodilator –

Inotropic -menguatkan degupan jantung

Pembedahan

Pemindahan jantung

Kualiti hidup bertambah

Yang dimaksud dengan gangguan irama jantung merupakan kelainan denyut jantung yang terlalu cepat atau lambat.

Secara normal kecepatan denyut jantung pada saat istirahat sekitar enam puluh hingga seratus per menitnya.

Jadi bila denyut jantung saat istirahat di atas seratus kali per menit, ia bisa diperkirakan menderita gangguan irama jantung.

Begitu pula bila detak jantung di bawah enam puluh kali per menit. Maka ia bisa diperkirakan mengalami gangguan irama jantung lemah.

Gejalanya sendiri menurut Yoga bisa bervariasi. Mulai dari jantung yang sering berdebar, pingsan mendadak, hingga akhirnya kematian.

Uniknya penyakit ini bisa menimpa berbagai kalangan umur. Mulai dari bayi hingga orang tua.

Pada bayi kadang ditemui kadar detak jantung yang terlalu lemah. Ini bisa saja disebabkan karena memang ada kelainan sejak lahir. Namun bisa juga ini disebabkan perilaku orang tua yang tak sehat, seperti sering merokok, minum kopi berlebih, mengosumsi alkohol terlalu banyak atau minum coklat dengan tak teratur. Selain juga ada perangsang dari keadaan psikis dan lingkungan di dalamnya.

Penyembuhan
Tak dipungkiri bila menghadapi kondisi seperti ini memang bisa menakutkan. Memang, kematian bisa datang kapan saja, namun dengan adanya penyakit ini kematian bisa datang dengan lebih besar potensinya.
Sebenarnya kalau mau diselusuri, penyakit ini disebabkan karena terganggunya fungsi atrial fibrillation pada jantung.
Kelainan ini menurut ahli jantung di JHVC , yaitu Dr. Utojo Lubiantoro, SpPJ, bisa disebabkan berbagai hal. Namun yang jelas, penyakit seperti ini sebenarnya sudah bisa disembuhkan dengan teknologi yang ada sekarang.
“Dengan tindakan ablasi dan elektrofisiologi, penyakit ini bisa disembuhkan secara sempurna,” urai Utojo. Ablasi sendiri merupakan tindakan memutus sumber gangguan dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan dari gelombang frekuensi radio.
“Teknik ablasi sebenarnya cukup efektif, karena mampu membuat penderita tidak perlu lagi mengonsumsi obat-obatan selain juga memiliki tingkat keberhasilan hingga sembilan puluh lima persen banyaknya,” tambah Utojo, yang memiliki jadwal praktik sepanjang minggu di JHVC.
Untuk penderita gangguan irama jantung lambat, biasanya terapi penyembuhan yang dilakukan dengan memasang alat pacu jantung permanen. “Itu dilakukan untuk menjamin kecukupan frekuensi denyut jantung,” urainya.
Dengan begitu, pasien harus menjalani operasi kecil untuk memasang alat tersebut. Biasanya alat ditaruh di bawah kulit dada, lalu dihubungkan ke jantung dengan sejenis kabel.

Penyakit Jantung

Mencegah Penyakit Jantung dan Stroke dengan Pola Hidup Sehat

Upaya pencegahan untuk menghindari penyakit jantung dan stroke dimulai dengan memperbaiki gaya hidup dan mengendalikan faktor risiko sehingga mengurangi peluang terkena penyakit tersebut.

Untuk pencegahan penyakit jantung & stroke hindari obesitas/kegemukan dan kolesterol tinggi. Mulailah dengan mengkonsumsi lebih banyak sayuran, buah-buahan, padi-padian, makanan berserat lainnya dan ikan. Kurangi daging, makanan kecil (cemilan), dan makanan yang berkalori tinggi dan banyak mengandung lemak jenuh lainnya. Makanan yang banyak mengandung kolesterol tertimbun dalam dinding pembuluh darah dan menyebabkan aterosklerosis yang menjadi pemicu penyakit jantung dan stroke.

Berhenti merokok merupakan target yang harus dicapai, juga hindari asap rokok dari lingkungan. Merokok menyebabkan elastisitas pembuluh darah berkurang, sehingga meningkatkan pengerasan pembuluh darah arteri, dan meningkatkan faktor pembekuan darah yang memicu penyakit jantung dan stroke. Perokok mempunyai peluang terkena stroke dan jantung koroner sekitar dua kali lipat lebih tinggi dibanding dengan bukan perokok.

Kurangi minum alkohol. Makin banyak konsumsi alkohol maka kemungkinan stroke terutama jenis hemoragik makin tinggi. Alkohol dapat menaikan tekanan darah, memperlemah jantung, mengentalkan darah dan menyebabkan kejang arteri.

Lakukan Olahraga/aktivitas fisik. Olahraga dapat membantu mengurangi bobot badan, mengendalikan kadar kolesterol, dan menurunkan tekanan darah yang merupakan faktor risiko lain terkena jantung dan stroke

Kendalikan tekanan darah tinggi dan kadar gula darah. Hipertensi merupakan faktor utama terkena stroke dan juga penyakit jantung koroner. Diabetes juga meningkatkan risiko stroke 1,5-4 kali lipat, terutama apabila gula darahnya tidak terkendali.

Hindari penggunaan obat-obat terlarang seperti heroin, kokain, amfetamin, karena obat-obatan narkoba tersebut dapat meningkatkan risiko stroke 7 kali lipat dibanding dengan yang bukan pengguna narkoba.

Mencegah Penyakit Jantung dan Stroke dengan Tumbuhan Obat

Beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit jantung dan stroke mempunyai efek melancarkan sirkulasi darah dan sebagai antikoagulan yaitu mencegah penggumpalan darah, karena penyakit jantung dan stroke penyebab utamanya adalah gangguan pada pembuluh darah.

Beberapa jenis tumbuhan Obat dan bahan alami yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengatasi Penyakit Jantung dan Stroke antara lain :

  1. DAUN DEWA (Gynura segetum)
    Efek farmakologis : sebagai anticoagulant, mencairkan bekuan darah, melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan racun.
    Bagian yang dipakai adalah daun dan umbinya. Dosis yang dianjurkan yaitu 15-30 gram daun segar dan 6-10 gram umbinya.
  2. Mengkudu (Morinda citrifolia)
    Khasiat ; menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol dan kadar gula darah tinggi. Khasiat tersebut dapat mencegah risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Dosis : 2-3 buah yang matang
  3. BAWANG PUTIH (Allium sativum)
    Efek : melancarkan sirkulasi darah, antikoagulan (mencegah pembekuan darah), menurunkan kolesterol darah, menurunkan kadar gula darah, menurunkan tekanan darah tinggi dan menambah sistem kekebalan.
  4. BAWANG BOMBAY (Allium cepa)
    Berkhasiat mencegah pengumpalan darah, menurunkan kadar lemak darah, menurunkan kadar gula darah dan menurunkan tekanan darah.
  5. Jamur Kuping hitam (Auricularia auricula)
    Khasiat/efek : Mencegah stroke dan pendarahan otak, baik untuk jantung dan pembuluh darah.
  6. Rumput laut (Laminaria japonica)
    Khasiat : mencegah penyempitan pembuluh darah, menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi.
  7. Terung Ungu (Solanum melongena L.)
    Khasiat : mencegah aterosklerosis (penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah), mencegah meningkatnya kolesterol darah, menurunkan ketegangan saraf.
  8. Jantung pisang
    Khasiat : Mencegah stroke dan pendarahan otak, baik untuk jantung dan pembuluh darah.
  9. Bunga Mawar (Rosa chinensis)
    Khasiat/efek : melancarkan sirkulasi darah, menetralkan racun. Dosis pemakaian: 3-10 g bunga kering
  10. Siantan (Ixora stricta Roxb.)
    Khasiat: mengecilkan bekuan darah, menurunkan tekanan darah. Dosis pemakaian : 10-15 g bunga

1. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan (LAN).
2. Nonaktifkan “System Restore” selama proses pembersihan (Windows XP).
3. Matikan proses virus. Untuk mematikan proses virus ini dapat menggunakan tools pengganti task manager seperti “Process explorer”. Silahkan downlod tools tersebut di: http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip.

4. Hapus registri yang dibuat oleh virus. Untuk mempermudah proses penghapusan silahkan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.vbs, kemudiai Jalankan file tersebut (klik 2x).

Dim oWSH: Set oWSH = CreateObject(“WScript.Shell”)
on error resume Next
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\batfile\shell\open\command\”,”"”%1″” %*”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\comfile\shell\open\command\”,”"”%1″” %*”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\exefile\shell\open\command\”,”"”%1″” %*”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\CLASSES\piffile\shell\open\command\”,”"”%1″” %*”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot\AlternateShell”,”cmd.exe”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot\AlternateShell”,”cmd.exe”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot\AlternateShell”,”cmd.exe”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\Shell”,”Explorer.exe”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\Shell\Edit\Command\”,”C:\Windows\System32\notepad.exe %1″
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\DefaultIcon\”,”C:\Windows\System32\WScript.exe,2″
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\inffile\shell\Install\command\”,”C:\windows\System32\rundll32.exe setupapi,InstallHinfSection DefaultInstall 132 %1″
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFileAssociate”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDrives”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistriTools”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableCMD”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\RunLogonScriptSync”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\HideLegacyLogonScripts”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\HideLogoffScripts”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\HideStartupScripts”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\RunStartupScriptSync”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\run\JeNGKoL”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\NeverShowExt”)
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\”,”VBScript Script File”
oWSH.Regwrite “HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\VBSFile\FriendlyTypeName”,”VBScript Script File”
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistriTools”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\RunLogonScriptSync”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\EnableLUA”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NOFind”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NORun”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDrives”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoDriveAutoRun”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\WinOldApp\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\Msconfig.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\taskmgr.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit32.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\rstrui.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\attrib.exe\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\command.com\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe\debugger”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe\debugger”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\ActiveDesktop\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Associations\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\explorer\DisallowRun\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\explorer\Run\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\WindowsUpdate\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\ActiveDesktop\”)
oWSH.RegDelete(“HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer\Run\”)

5. Hapus file duplikat yang dibuat oleh virus dengan ciri-ciri:

  • Menggunakan icon JPEG atau VBS
  • Ukuran 14 KB
  • Type file JPEG Image atau VbScript Script File

Untuk mempermudah proses pencarian virus, silahkan gunakan fungsi Search windows.

6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, lindungi komputer Anda dengan anti virus yang sudah dapat mendeteksi dan membasmi virus ini.

Pernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.

Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.

1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.

Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: http://www.undelete-plus.com/

2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.

3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon “save” untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1

4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai “Recover”. User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus. Tools ini dapat di-download di: http://www.recuva.com/

Waspadalah jika komputer Anda tiba-tiba logoff saat menjalankan file berekstensi .INF, atau saat mengedit file VBS. Ini adalah salah satu ciri komputer Anda terinfeksi virus JeNGKol.

Virus ini menggunakan icon Extractor yang di dalamnya terdapat file VBS berukuran 14 KB dengan nama file JeNGKol.vbs. Virus JeNGKol ini akan menyembunyikan file berekstensi .DOC, dengan cara membuat file duplikat sesuai dengan nama file yang disembunyikan untuk mengelabui user.

Ia juga akan membuat file duplikat di setiap folder/subfolder sesuai dengan nama file yang ada di folder/subfolder tersebut. Berikut ciri-ciri file duplikat yang akan dibuat oleh JeNGKol:
- Icon JPEG
- Ukuran 14 KB
- Type File “JPEG Image”

Untuk mempertahankan diri, JeNGKol akan mencoba memblok beberapa fungsi windows seperti: Run, Folder Options, Regedit, Search dan Task Manager.

Aksi lain yang dilakukan JeNGKol adalah komputer akan logoff jika user menjalankan file .INF dan saat user mengedit file VBS. Virus ini juga akan mengubah tipe file dari VBScript Script Files menjadi JPEG Image.

Pada komputer yang terinfeksi virus ini akan muncul pesan “Windows File Protection”, seolah-olah Windows error atau terdapat file System Windows yang dihapus. Tujuannya adalah agar user mengira komputernya rusak.

JeNGKol menyebar dengan memanfaatkan flash disk atau disket. Agar dapat aktif secara otomatis setiap kali flash disk dicolokkan ke komputer, JeNGKol akan memanfaatkan celah autoplay/autorun dari sistem operasi Windows dengan membuat file autorun.inf.

Aktivitas teroris kembali jadi keprihatinan dunia setelah serangan di Mumbai, India yang menewaskan ratusan orang. Di samping perlawanan dengan senjata, situs jejaring sosial semacam Facebook atau MySpace dinilai dapat dimanfaatkan untuk menghadang teroris.

James Glassman, pejabat Secretary of State for Public Affairs di Amerika menyatakan bahwa secara politis, internet memang sudah jamak digunakan untuk menghimpun pergerakan publik di berbagai negara. Tujuannya misalnya untuk merubah tatanan negara, termasuk dalam melawan propaganda teroris.

Memang tak dapat dipungkiri, kaum militan seperti Al Qaeda juga memakai internet, misalnya untuk merekrut relawan. Namun Glassman menggarisbawahi bahwa kaum muda juga dapat menangkis aktivitas teroris via internet, khususnya di situs jejaring sosial seperti Facebook di mana dibentuk berbagai grup perlawanan.

Di awal tahun ini misalnya, terjadi aksi dramatis di Kolombia dimana jutaan orang turun ke jalanan untuk memprotes aksi brutal grup teroris setempat, FARC. Otak di balik aksi ini, Oscar Morales, antara lain menghimpun massa via Facebook.

Morales yang prihatin dengan kekerasan yang terus terjadi di negerinya membentuk grup di Facebook bernama One Million Voices Against FARC. Segera saja grup Facebook itu berhasil menghimpun massa sampai 400 ribu orang untuk melakukan aksi bersama.

Inilah salah satu bukti bahwa situs jejaring bisa dimanfaatkan untuk melawan aksi teroris dan propagandanya.

« Newer Posts - Older Posts »